Rabu, 31 Oktober 2012

ASAL WARGA CINA BENTENG

sal nama Benteng berasal dari benteng yang didirikan Belanda di Timur kali Cisadane untuk mempertahankan diri dari serangan Banten yang ingin merebut wilayah sebelah timur kali Cisadane, yang termasuk Tangerang yang saat itu dikuasai VOC. Saat ini Banten sudah tidak ada lagi, tinggalah pemukiman Tionghoa yang awalnya berdiri di Pasar lama yang terkenal dengan Petak Sembilan yang ditandai dengan Kelenteng Boen Tek Bio. Orang-orang yang tinggal di dekat benteng itulah yang kemudian menamakan diirnya Cina Benteng. Setelah itu warga keturunan Thionghoa tersebar di pedesaan yang terletak diwilayah Tangerang dan Batavia. Setelah memperoleh izin dari VOC, orang-orang dari tiongkok datang ke wilayah sebelah timur kali Cisadane untuk membuka hutan belantara untuk mendirikan perkebunan tebu dan mendirikan pabrik gula, hal ini terjadi setelah 1682 (tahun perjanjian antara VOC dan Banten). Namun pada masa itu industri gula menurun pada 1730an, sehingga menyebakan pengangguran dan menyebakan tragedi pembantaian pada 1740. Setelah itu warga beralih menjadi petani padi hingga sekarang.
Minggu pagi, 25 April 2010, sejak pagi Vihara telah ramai dikunjungi anak-anak. Mereka berkumpul untuk belajar bersama dan bermain, kegiatan mereka beragam dari latihan tata cara ibadah, menyanyi bersama atau sekedar bercengkerama dengan sesama teman. Hari minggu menjadi saat yang hidup bagi vihara tersebut. Anak-anak menghabiskan waktu mereka disana, dengan bercanda dan bermain bersama, keceriaan mereka tak terganggu meskipun penggususran tengah menghantui kehidupan mereka.
Siang mulai beranjak ketika tiba saatnya untuk berkunjung ke pemukiman warga, kali ini tempat pertama yang saya datangi adalah wilayah Tangga Asem. Pemukiman warga yang diapit sunga Cisadane serta kuburan Cina ini, bisa dibilang perkampungan yang tak juga menguntungkan buat warga. Akses jalan menuju daerah teersebut adalah jalan tanah dan berdebu. Sepanjang perjalanan saya berpapasan dengan truk pembawa sampah yang meninggalkan aroma busuk luar biasa.
Bertemu dengan ibu Ani, perempuan tua berumur 65 tahun ini hanya termangu ditepi jalan bersama cucunya. Teror penggusuran itu telah mengubah kehidupannya menjadi was-was tiap saat. “ Saya tinggal disini sudah puluhan tahun, dan baru kali ini saja akan digusur. Mau kemana kalau rumah digusur..paling-paling pindah ke depan…” Telunjuknya mengarah pada kuburan cina di seberang jalan. Kuburan Cina itu berdiri amat megah diantara deretan rumah berdinding bambu dan beratap daun kelapa. Rata-rata rumah warga di Tangga asem masih seperti itu, berderet amat rapat sehingga tak jelas batas antar keluarga.
Siang itu beberapa warga berkumpul dan membahas persoalan penggusuran yang mereka alami. rata-rata kaum ibu berkumpul bersama anak-anaknya. Dari pembicaraan mereka, tersirat bahwa kekecewaan mereka terhadap walikota Tangerang mengemuka. Bahkan janji kampanye walikota beberapa waktu lalu menjadi angin surga saja bagi mereka. “Saya disuruh milih Wahidin saja waktu pilihan, katanya orangnya baik, suka menolong dan tak akan menggusur warga. Tapi apa buktinya….sekarang kita suruh pindah tanpa diberi tahu kemana…”.
Obrolan ibu-ibu itu memberi sebuah sinyal bahwa janji walikota tersebut hanya mimpi. Disaat kampanye mereka dibutuhkn suaranya, tetapi saat ini mereka justru tengah berada di ujung tanduk. “Jangankan untuk pindah, untuk makan saja sulit…kalau pindah kemana?”.
Sore mulai merambat ketika saya bertemu dengan Ivana, arsitek lulusan Universitas Indonesia itu datang atas undangan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH), membawa peta wilayah sepanjang bantaran sunga Cisadane. “Peta ini akan membantu kita untuk melihat wilayah kita tinggal, termasuk peninggalan bersejarah, aktivitas warga, kebudayaan dan tradisi yang ada. Peta ini akan membantu warga memetakan sendiri wilayahnya sebelum digusur”. Ujarnya. Hal ini menerik sekali menurut saya, bagaimana warga diajak untuk mengenali potensi wilayah mereka, dan memetakan kedaan daerahnya sendiri. Bahkan gambaran bagaimana mengatur wilayah mereka apabila tidak terjadi penggusuran kelak. Malam ini rapat digelar bersama warga untuk mempersiapkan penghadangan satpol PP pada penggusuran esok.
Senin, 26 April 2010 sejak pagi warga sudah berkumpul di Vihara Maha Bodhi, mereka sudah mempersiapkan diri untuk menunggu perintah dari koordinator warga seandainya penggusuran terjadi hari ini. Pagi ini saya bersama beberapa teman menelusuri sepanjang bantaran suanga Cisadane, salah satu tempat yang ingin saya kunjungi adalah rumah paling tua disana. Menurut warga tempat itu adalah bangunan paling tua dikampung itu.
Menelusuri pinggiran kali, menemukan gundukan sampah diantara rumah warga menjadi hal yang sangat biasa. Rumah beratap dedaunan semarak berdiri disepanjang sungai, saya berhenti di pinggir sungai ketike menemukan pintu air sepuluh. Pintu air yang berfungsi sebagai penahan air dan irigasi dibangun pada tahun 1825-1830. Pintu air di berdiri kokoh dan kuat membentang disepanjang sungai, sejarah telah memberi bukti bahwa kala itu perekonomian terbangun disana dengan kuatnya. Bahkan kehidupan masyarakat dari pertanian menjadi raja pada masanya.
Setelah berkeliling kampung saya akhirnya menemukan sebuah bangunan kuno, kusam dan tak terawat, Inilah rumah tua yang saya cari. rumah itu berdiri tak lebih dari 100 meter dari sungai Cisadane. Di sana saya bertemu seorang perempuan tua berumur 85 tahun. Ong Yong Yong, demikian ia memperkenalkan dirinya. “Saya tinggal disini sejak umur 12 tahun, saat semua orang berlari menyelamatkan diri dari kejaran Belanda”. Ucapnya sambil menatap lurus kearah saya. Bisa dikatakan rumah ini seperti bangunan kotak, dindingnya kusam dan ditumbuhi lumut, dua pintu yang menjadi fentilasi bangunan kuno itu saling membelakangi. Pilar-pilar besar berdiri kokoh menopang bangunan ini. Tak ada perabotan didalam rumah itu, hanya sebuah dipan, meja untuk menaruh hio atau sesembahan. Dapur yang tak bersekat dan sebuah kamar mandi kuno. “ Rumah ini dulu milik tuan tanah, orang kaya pemilik perkebunan disekitar sini. Saya bersama orang banyak dulu mengungsi disini”. Rumah ini sejak 73 tahun lalu dihuni oleh Ong Yong Yong bersama puluhan pengungsi, menurutnya pada saat ini bangunan rumah tersebut sudah kusam dan tak terawat. Lambat laun sesama pengungsi yang tinggal disana kemudian berpencar, membangun rumah sendiri-sendiri, lalu tinggalah ia bersama keluarganya.
Rumah ini mungkin sudah ratusan tahun usianya, karena seingat Ong Yong Yong kondisi rumah itu sudah begini sejak kedatangannya. Dan genting rumahnya pun belum pernah diganti selama ini. “Kalau bocor iya sering, tapi kalau diganti belum pernah” ujarnya. Perempuan tua itu hanya berharap penggusuran tak terjadi, karena baginya ditempat inilah orangtuanya dulu meninggal dan kini ia tetap tinggal ditempat ini.
Perjalanan saya siang ini dilengkapi dengan mampir kerumah penduduk pembuat kue-kue tradisional, beraneka rupa kue tradisonal dibuat oleh warga. Namun karena mereka was-was adanya penggusuran hari itu saya hanya bertemu dengan seorang ibu yang tetap membuat kue tradisonal. Anak-anak sekarang mengatakan kuenya bernama Love, karena memang bentuknya love atau daun. resep kue ini diperoleh dari mertuanya dan konon sudah turun temurun dari nenek moyangnya. Dalam sehari keluarga ini menghabiskan tepung sebanyak 4 kilogram untuk membuat kue. “Kue ini tanpa pengawet dan pemanis buatan, saya tak berani pakai macam-macam karena anak saya juga senang kuenya”. Kalau pagi saya membuat koe love ini, sedang sore membuat cucur, gimana kalau digusur rumah tak ada penghasilan hanya dari jualan kue ini”. ujar perempuan yang juga menanggung hidup ibu, suami dan anaknya dari jualan kue tersebut.
Bantaran sungai/kali Cisadane yang airnya berwarna hitam tak mengahalangi anak-anak mandi dan bermain sore itu. Anak-anak menikmati kehidupan dengan caranya sendiri yaitu berenang mencari ikan dan bermain air. Keceriaan terlintas dari tawa mereka seolah mereka tidak menangkap getar kkawatir dari benak orang tuanya bila esok mereka tak lagi bisa bermain disana.
MEREKA TETAP MELAWAN
Selasa 27 April 2010, sejak pagi saya dan teman-teman sudah siap-siap untuk menunggu kedatangan satpol PP kali ini. Hari ini adalah batas akhir dari 14 hari sesudah penggususran pertama tanggal 13 April lalu digagalkan warga. Hal ini berdasarkan surat resmi yang dikirimkan camat Neglasari kepada warga agar mengosongkan rumah tinggalnya selama kurun waktu 14 hari setelah penggusuran awal. Namun warga bersikukuh untuk tidak akan meninggalkan rumahnya. Maka pagi itu tiga titik rawan di desa dijaga oleh massa, yaitu Tangga Asem pusat masuk wilayah penggusuran. Kemudian Kokun, atau buburan Cina, dimana daerah itu sempat dimasuki Satpol PP dan Bego untuk menggususr kandang ternak dan pabrik, sementara tempat lain adalah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Rawa Kucing.
Siang begitu panas hari ini, khususnya untuk di Tangga Asem beberapa kali mobil patroli polisi lewat, bahkan beberapa saat kemudian puluhan motor yang di naiki polisi melaju masuk kampung membelah kerumunan warga. Ketegangan jelas tergambar, bahwa hari ini pasti ada eksekusi. Namun hingga siang hari, saat warga khususnya perempuan menggelar aksi di Tangga Asem, satpol PP tak menampakkan diri. Namun semangat kaum perempuan itu tidak luntur meskipun tak ada satpol PP, mereka tetap berkumpul dan menyanyikan lagu-lagu perlawanan.
Sejarah perlawanan warga Cina Benteng menjadi awal perjuangan bagi kelompok silent majority. Selama ini mereka tak pernah bersuara atas diskriminasi yang mereka alami, atas akses pendidikan dan kehidupan layak yang mereka harapkan. Mereka selama bertahun-tahun hidup di pingiran kali, hidup diantara aroma sampah dan himpitan ekonomi. Mereka kaum yang dilemahkan oleh sistem, di pinggirkan oleh kepentingan bangsa ini. Apalagi oleh walikota Tangerang, mereka akan di gusur atas nama penghijaun. Atas nama penertiban mereka akan di usir dari tanah yang sudah membesarkan mereka dari kebudayaan yang mereka bangun bersama nenek moyangnya.
Mereka bukan hanya masyarakat keturunan Cina, tetapi mereka adalah kehidupan bernama manusia, mereka adalah kebudayaan yang hidup. Tradisi yang memperkaya kebangsaan kita yang mewarnai bangsa Indonesia. Bahkan mereka adalah awal mula keberadaan kota Tangerang, sejarahnya sendiri berawal dari pinggiran Cina Benteng.
Perlawanan yang dilakukan warga Cina Benteng membuktikan bahwa mereka saat ini sadar tentang haknya sebagai warga negara untuk mempertahankan haknya. Mereka bersuara, menuntut keadilan atas penggusuran yang mereka alami. Walikota yang bertindak semena-mena untuk mengusir warga bukanlah alasan yang tepat untuk mengatasi persoalan warga. Termasuk kemiskinan yang mereka alami, bisa dibayangkan jika mereka terusir dari kampungnya 300 kepala keluarga itu akan tinggal dimana? bagaimana nasib anak-anaknya, pendidikan mereka, masa depan mereka? Alasan yang tidak masuk akal dari walikota Tangerang untuk menggusur mereka adalah pelanggaran dari UUD 45 pasal 28a Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Selain itu pelanggaran Hak asasi manusia, bukankah amandemen UUD 45 telah menjaminnya?
Setiap warga memiliki hak untuk penghidupan yang layak, meskipun tanah air dikuasai negara, namun selayaknya itu untuk kemakmuran rakyatnya, bukan untuk diambil alih secara sepihak. Melawan dan melawan adalah cara yang akan ditempuh oleh warga demi mempertahankan haknya sebagai warga negara ini, apapun etnisnya.
Penggusuran itu tinggal menungu waktu, karena pemda Tangerang masih bersikukuh untuk membersihkan wilayah Cina Benteng dari pemukiman. pemda tak hanya menggeser warga, tetapi telah menghancurkan kebudayaan, etnis dan tradisi turun temurun yang tetap dilestarikan warga Cina Benteng hingga kini. (Bersambung).

Ternyata Sidharta Buddha Gautama adalah seorang muslim (HADEH ADA ADA AJA. . .SEMUA DI AKU MUSLIM , DULU JUGA DEWI KWAN IM DI BILANG MUSLIM )

Ternyata Sidharta Buddha Gautama adalah seorang muslim


Alhamdulillah, ternyata Sidharta Buddha Gautama adalah seorang muslim, mari kita telaah bukti-buktinya:

1. Menurut Abu’l Kalam Azad (seorang Urdu scholar), Sang Buddha (Buddha Shakyamuni) yang dikenal sebagai guru suci bagi umat Buddha tidak lain adalah Nabi Zulkifli as, yg dalam Al-Quran disebut sebagai Nabi yg mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi, dan sangat baik. Dalam bahasa Arab Zulkifli sendiri berarti “orang yg berasal dari Kifl”. Sedangkan Kifl itu sendiri, masih menurut Kalam Azad, merupakan nama Arab untuk Kapila (singkatan dari Kapilavastu).

2. Buddha Maitreya yang dikenal dalam agama Buddha sebagai “Buddha yang akan datang” menurut beberapa analisa tidak lain adalah Nabi Muhammad saw. Dalam kitab Chakkavatti Sinhnad Suttanta D. III, 76 bisa ditemui: “There will arise in the world a Buddha named Maitreya (the benevolent one) a holy one, a supreme one, an enlightened one, endowed with wisdom in conduct, auspicious, knowing the universe“.

SIAPAKAH NABI ZULKIFLI?
Zulkifli bermaksud sanggup menjalankan amanah raja. Menurut cerita, raja di negeri itu sudah lanjut usia dan ingin mengundurkan diri daripada menjadi pemerintah, tetapi beliau tidak mempunyai anak.

Justeru, raja itu berkata di khalayak ramai:”Wahai rakyatku! Siapakah antara kamu yang sanggup berpuasa pada waktu siang dan beribadah pada waktu malam. Selain itu, sentiasa bersabar ketika menghadapi urusan, maka akan aku serahkan kerajaan ini kepadanya.”

Tiada seorang pun menyahut tawaran raja itu. Sekali lagi raja berkata:”Siapakah antara kamu yang sanggup berpuasa pada waktu siang dan beribadah pada malamnya serta sanggup bersabar?”

Sejurus itu, Basyar dengan suara yang lantang menyatakan kesanggupannya. Dengan keberanian dan kesanggupan Basyar melaksanakan amanah itu beliau diberi gelaran Zulkifli.

Baginda juga adalah nabi yang cukup sabar seperti firman Allah, bermaksud:
“Ismail, Idris dan Zulkifli adalah orang yang sabar dan Kami beri rahmat kepada semua karena mereka orang yang suka bersabar.”

SIAPAKAH SIDDHARTHA GAUTAMA?
Pada akhir abad ketujuh S.M. (tahun 623 S.M.), lahirlah seorang yang bernama Siddhartha Gautama di bandar Kapilavastu/Kapilavathu (Kapil, lidah Arab menyebut Kafil @ Kafli). Siddhartha Gautama merupakan putera kepada Raja Suddhodana dan Permaisuri Maha Maya. Raja Suddhodana dari keturunan suku kaum Sakyas, dari keluarga kesastrian dan memerintah Sakyas berdekatan negeri Nepal. Manakala Permaisuri Maha Maya pula adalah puteri kepada Raja Anjana yang memerintah kaum Koliya di bandar Devadaha.

Sebelum kelahiran Buddha: Permaisuri bermimpi dibawa oleh 4 orang dewa ke sebuah gunung yang tinggi. Kemudian, permaisuri melihat seekor gajah putih yang cantik. Pada belalai gajah itu terdapat sekuntum bunga teratai. Gajah mengelilinginya 3 kali sebelum masuk ke dalam perut permaisuri.

MAKSUD ISTILAH BUDDHA
Dalam agama Buddha, perkataan Buddha bermaksud ‘seorang yang bijaksana’ atau ‘dia yang mendapat petunjuk’. Kadang kala istilah ini digunakan dengan maksud ‘nabi’. Gautama Buddha pernah menceritakan kedatangan seorang Antim Buddha. Perkataan Antim bermaksud ‘yang terakhir’ dan Antim Buddha bermaksud ‘nabi yang terakhir’ (Antim terakhir yang dimaksudkan ialah Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir). Pada saat kematian Gautama Buddha, beliau memberitahu perkara ini kepada pengikut setianya bernama Ananda.

Makna “Nabi” dalam bahasa Arab (berasal dari kata naba yang berarti “dari tempat yang tinggi”; karena itu orang ‘yang di tempat tinggi’ dapat melihat tempat yang jauh). Nabi dalam bahasa Arab sinonim dengan kata Buddha sebagaimana yang difahami oleh para penganut Buddha. Sinonimnya pengertian ini dapat diringkaskan sebagai “Seorang yang diberi petunjuk oleh Tuhan sehingga mendapat kebijaksanaan yang tinggi menggunung”.

RINGKASAN KISAH SIDDARTHA GAUTAMA
Kelahiran Bodhisatta (Bodhisattva, bakal Buddha atau bakal mencapai Pencerahan) pada tanggal 623 S.M. pada bulan purnama Vesak. Selepas sahaja Bodhisatta dilahirkan, Permaisuri Maha Maya mangkat selepas tujuh hari melahirkan anak.

Pada hari kelahiran Bodhisatta telah disadari secara ghaib oleh seorang tua yang sedang bertapa di kaki gunung Himalaya yang digelar Asita Bijaksana (nama asalnya Kala Devala). Asita bergegas ke istana pada keesokannya untuk melihat dan menilik putera Raja Suddhodana.

Asita mendapati terdapat 32 tanda utama dan 80 tanda kecil menunjukkan Bodhisatta bakal menjadi Manusia Agung dan Guru Agung kepada manusia dan dewa-dewa (i.e. Jin dan Malaikat, kelemahan umat Hindu dan Buddha ialah tidak dapat bedakan antara Jin dan Malaikat yang keduanya dipanggil DEWA-DEWA).

Asita menangis karena sedih tidak sempat mendengar ucapan dan pengajaran Buddha di masa akan datang, beliau kemudian berlutut tunduk hormat kepada bayi Bodhisatta.

Kenyataan terakhir Asita ialah Bodhisatta hanya akan menjadi salah satu dari dua yaitu sekiranya ia kekal membesar dalam istana dia akan menjadi Maharaja Agung manakala kalau dia berjaya lari dari istana maka dia akan menjadi Mahaguru Agung.

Upacara menamakan putera raja diadakan pada hari kelima selepas Boddhisatta dilahirkan. Pada akhir majlis itu, 108 orang bijaksana memutuskan nama yang sesuai untuk putera raja iaitu SIDDHARTHA GAUTAMA yang membawa maksud ‘Cita-Cita Terkabul’.

Siddhartha kemudian membesar di istana dan belajar kepada seorang guru istana bernama Sirva Mitra. Beliau menjadi pelajar yang luar biasa pintar dan mahir dengan ilmu ketenteraan. Yang menjadi keheranan kepada orang disekeliling dan gurunya ialah sifat Siddharta yang sensitif terhadap penganiayaan hingga tidak ada seorang pun yang beliau lihat menganiaya binatang kecuali mencegahnya serta merta.

Malah beliau sangat bersedih melihat para petani berkerja keras membajak tanah dibawah terik matahari menyebabkannya lari ketempat lain ke sebuah pohon (Tiin-Bodhi) dan duduk di sana secara bertafakur (samadhi) untuk membuang stress.

PERSAMAAN NABI ZULKIFLI DENGAN SIDDARTHA GAUTAMA
Maka berbalik kepada maudhu’ perbahasan, benarkah Buddha itu disebut dalam Al-Qur’an? Sebenarnya tidak ada kata-kata “Buddha” dalam Al-Qur’an, namun menurut Dr. Alexander Berzin bahawa terdapat catatan para sejarawan dan peneliti yang mengaitkan beberapa ayat Al-Qur’an dengan Sang Buddha, yaitu pada maksud ayat;

“Demi (buah) Tin (fig) dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Mekah) ini yang aman, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?”(At-Tin 95 : 1)

Beliau menjelaskan bahwa buah Zaitun melambangkan Jerusalem, Isa a.s. (Jesus, Kristian). Bukit Sinai melambangkan Musa a.s. dan Yahudi. Kota Mekah pula menunjukkan Islam dan Muhammad SAW. Manakala pohon Tin (fig) pula melambangkan apa?

Tin (fig) = Pohon Bodhi

Pohon Bodhi adalah tempat Buddha mencapai Pencerahan Sempurna. Al-Qasimi di dalam tafsirnya berpendapat bahawa sumpah Allah SWT dengan buah tin yang dimaksud ialah pohon Bodhi. Prof. Hamidullah juga berpendapat sama dengan al-Qasimi bahawa perumpamaan pohon (buah) tin (fig) di dalam Al-Qur’an ini menunjukkan Buddha itu sendiri, maka dari sinilah mengapa sebahagian ilmuan Islam meyakini bahawa Buddha telah diakui sebagai nabi di dalam agama Islam.

Manakala Hamid Abdul Qadir, seorang sejarawan abad ke-20 mengatakan dalam bukunya Buddha Yang Agung: Riwayat dan Ajarannya (Arab: Budha al-Akbar Hayatuh wa Falsaftuh), menjelaskan bahawa Buddha adalah nabi Dhul-Kifl, yang bererti “ia yang berasal dari Kifl”. Nabi Dhul-Kifl @ Zulkifli disebutkan 2 kali dalam Al-Qur’an:

“Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli (Dhul Kifl). Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.” (Al-Anbiya’ 21: 85).

“Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Dzulkifli (Dhul Kifl). Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.” (Shad 38 : 48).

KESIMPULAN
“Kifl” adalah terjemahan Arab dari Kapilavastu (Kapil), tempat kelahiran Bodhisattva (Buddha). Hal ini juga yang mungkin menyebabkan Mawlana Abul Azad seorang ahli teologi Muslim abad ke-20 turut menekankan bahawa Dhul-Kifl dalam Al-Qur’an boleh jadi adalah Buddha.

Dalam sejarah Islam, Nabi Zulkifli a.s. adalah antara nabi yang mempunyai cerita yang paling sedikit dibicarakan. Hal ini mungkin menjadi faktor kepada sebahagian ulama’ menyamakan watak Dzul-Kifli dalam Al-Qur’an dengan Buddha yang secara kebetulan banyak persamaan sekiranya disuaikan.

Yang menarik perhatian saya ialah mengenai surah at-tin (the fig). Allah berfirman mengenai pokok/buah tin, pokok/buah zaitun, bukit sinai dan kota mekah. Mekah dikaitkan dgn Nabi Muhammad s.a.w., Bukit Sinai dengan Nabi Musa, zaitun dengan Nabi Isa a.s., dan siapa pula dikaitkan dengan buah atau pokok tin?

Dikatakan dalam sejarah bahawa Gautama Buddha duduk bawah pokok tin. Kalau ikut istilah islam, dia dapat wahyu masa duduk bawah pokok tersebut. Ikut tulisan orang Buddhist, dia dapat ilham masa duduk bawah pokok tersebut.

Bila Allah berfirman :“Wattiini wazaitun. watuurisinina wahazal baladil amin.”
Allah menyebut perihal Nabi-Nabi-Nya. Tiin (Nabi Zulkifli-Buddha), Zaitun (Nabi Isa a.s), Siniina- bukit Sinai (Nabi Musa) dan Baladil amin -Tanah yang aman dan selamat (Mekah)- Nabi Muhammad saw. ia ikut urutan, hebatnya Qur’an sebagai kalimat Tuhan susunan sejarah riwayat Nabi-Nya. Mari kita sama-sama fikirkan. HANYA ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI.

10 Pahala Pelepasan Hewan (Fang shen)

10 Pahala Pelepasan Hewan (Fang shen)

放生十大功 德
10 Pahala Pelepasan Satwa
Oleh : Mahabiksu Yinguang (Yin Guang Da Shi – 印光大師)
(Mahabiksu Yinguang adalah salah satu sesepuh Mahayana yang sangat terkenal akan ajaran Nya , Mahaguru Liansheng sering juga menulis tentang Beliau – profil akan dibahas di thread berbeda)
diterjemahkan Lianhua Shian





(一)Tiada petaka akibat senjata tajam dan peperangan.

(二)Berbagai kemujuran akan berkumpul.

(三)Panjang usia dan sehat。
Sutra Buddha mengatakan : seorang yang menjalankan sila tidak membunuh dan melakukan pelepasan satwa akan memperoleh dua macam pahala : 1. Panjang usia ; 2. Banyak rejeki dan tiada penyakit.

(四)Banyak anak dan harapan akan anak laki laki.

(五)Para Buddha bersuka cita.

(六)Para hewan akan mengenang jasa. (bibit jodoh baik masa mendatang.)

(七)Tiada petaka.

(八)Terlahir di surga, bagi yang menekuni metode Tanah Suci akan terlahir di Tanah Suci.

(九)Dewasa ini adalah masa masa petaka dalam dunia manusia, rokok, arak, mara kemelekatan cinta, semua mengikat para insan. Bila para insan mengerti saling membalas budi, berbagai kejahatan akan sirna, setiap saat akan tenteram.

(十)Dunia hewan ada kondisi kemajuan perlahan dari kehidupan rendah menuju tinggi, seperti halnya umat manusia yang semula liar berubah semakin berbudaya. Seperti yang dikatakan oleh para ahli, bahwa setiap makhluk hidup mengalami perubahan karena kondisi luar.
Bila tiap orang dapat menjaga sila dan melepas satwa, maka batin penuh kebajikan akan saling bertaut, turun temurun pada anak cucu, selamanya tenteram dan makmur.



Namo Ratnasikkhin Tathagataya
南摩。宝髻如来 – Namo Bao Ji Rulai

*Bao / Ratna = Mustika ; Ji / Sikhin = Rambut terjalin di atas

*Nama Suci Nya sangat bermanfaat bagi para insan di alam rendah, bila saatpenghujung hidupnya dapat mendengar nama Namo Ratnasikhin Tathagata (Namo Bao Ji Rulai),dapat menuntunnya terlahir di alam 33 dewa.

* Dulu, Buddha Sakyamuni adalah seorang anak saudagar, namanya adalah (Jiangshui “降水”). Pada suatu ketika, saat beliau berjalan di luar , melihat banyak sekali hewan carnivora seperti anjing, rubah dan unggas berbondong bondong menuju tepian kolam. Beliau berlari menuju ke tempat itu untuk memeriksa apa yang telah terjadi, ternyata di kolam yang hampir kering tersebut, banyak sekali ikan yang menggelepar ketakutan….

Ikan ikan tersebut berenang dalam sisa air dengan tenaga penghabisan… menuju ke arahnya dan menatap memohon belas kasihan .

Sang Bodhisattva didorong oleh rasa belas kasih agung Nya, berlari mencari air, tapi sayang sekali tidak menemukan. Kemudian Beliau memotong pohon untuk diletakkan di tepi kolam supaya menutupi teriknya sinar matahari yang menyerang ikan ikan dalam kolam.

Beliau pergi ke tempat Raja di negeri Devasvaraprabha (Tianzizai guang – “天自在光”) untuk meminjam 20 ekor gajah dan seratus kantong air, kemudian segera kembali ke kolam dan menuangkan air tersebut.

Dan demi ikan ikan yang kelaparan, Beliau menugaskan anaknya yang bernama shuiyi (“水衣”)

Jiang Shui teringat akan Ratnasikhin Tathagata, saat Tathagata ini masih menjalankan ke Bodhisattva an pernah berikrar :

十方所有任何众生,在临终时闻我名号,其从此死后,即往生三十三天与天众同缘.现在,谁闻其名 号皆生善趣世 界……

“Para insan di sepuluh penjuru, bila saat penghujung hidupnya dapat mendengar nama Ku, setelah meninggal dunia, akan terlahir di 33 alam dewa bersama dengan para dewata. Saat ini, siapapun yang mendengar nama akan terlahir di alam bahagia…”

Oleh karena itulah Beliau berlutut di pinggiran kolam dan melafal nama Namo Ratnasikhin Tathagataya, dan membabarkan Dharma akan nidana.

Beberapa hari kemudian, puluhan ribu ikan ikan yang mati telah terlahir di alam 33, mereka mengetahui bahwa kekuatan dari Nama Ratnasikkhin Tathagata dan Dharma sebab akibat yang dibabarkan oleh Jiang Shui lah yang menjadi faktor penyebab meningkatnya kesadaran mereka menuju alam dewa.

Puluhan ribu dewata itu semua menuju rumah Jiang Shui untuk membalas budi, memberikan berbagai pujana dan menaburkan bunga di rumah Jiangshui dan di kolam bekas mereka hidup dulu….

Sumber : Suvarnaprabhasa Sutra
《金光明经》.

ASAL KAMU TAU: WANITA YANG CANTIK DALAM KESEDERHAANNYA

ASAL KAMU TAU: WANITA YANG CANTIK DALAM KESEDERHAANNYA: Untuk yang salah mengerti tentang WANITA YANG CANTIK DALAM KESEDERHAANNYA, mohon perhatikan ini ya? Wanita yang sederhana BUKAN wanita yan...

ASAL KAMU TAU: Doa Fang-Shen (Melepas Hewan)

ASAL KAMU TAU: Doa Fang-Shen (Melepas Hewan): Doa Fang-Shen (Melepas Hewan) Melepas hewan yang akan dibunuh dijadikan masakan, adalah praktik Metta-Karuna (cinta-kasih dan kasih-...

Doa Fang-Shen (Melepas Hewan)



Doa Fang-Shen (Melepas Hewan)

Melepas hewan yang akan dibunuh dijadikan masakan, adalah praktik Metta-Karuna (cinta-kasih dan kasih-sayang) yang amat mulia dan berguna sekali baik untuk hewan mau pun untuk yang melakukan. Yaitu; hewan bisa terbebas dari siksaan dan kematian akhirnya mereka bisa panjang umur walau pun untuk beberapa hari/bulan/tahun.

Dengan cara ini maka karma buruk kita di masa lalu yang pasti pernah membunuh atau menyiksa dan menganiaya hewan akan segera berkurang. Bila Hal ini sering dilakukan oleh umat, pasti karma baiknya akan segera berbuah kebahagiaan, panjang umur, sukses dan tercapai segala cita–citanya.
Lalu berdoa dengan bahasa hati sbb:

Namo Tassa Bhagawato Arahato Sammasambuddhassa.
Aku berlindung kepada Buddha, Dharma dan Ariya Sanggha.
Kepada para Bodhisattwa dan para Dewa dimana pun berada.
Pada saat ini, saya mau melepaskan mahkluk hidup … (ikan, belut, kura-kura, burung, dll), semoga mereka terbebas dari penderitaan dan akhirnya berbahagia.
Dengan ini semoga karma baik yang saya lakukan, dapat mengurangi karma buruk saya di masa lalu, yang pernah membunuh, menyiksa, dan menyakiti mereka (makhluk hidup).
Semoga karma baik saya segera berbuah kesehata, kebahagiaan, kesuksesan, keselamatan, bebas dari marabahaya, celaka, penyakit, terhindar dari musibah dan bencana alam.
Akhirnya semoga karma baik ini mengantarkan saya bisa tercapai segala cita-cita luhur sesuai Dharma.
Semoga saya memiliki keyakinan yang kuat kepada Buddha, Dharma dan Ariya Sanggha hingga kelak saya dapat meraih kebahagiaan tertinggi Nibbana.
Saya berterima kasih atas pertolongan dan bantua para Bodhisattwa dan para Dewa juga semua makhluk.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Sadhu.3X

Selasa, 30 Oktober 2012

WANITA YANG CANTIK DALAM KESEDERHAANNYA

Untuk yang salah mengerti tentang WANITA YANG CANTIK DALAM KESEDERHAANNYA, mohon perhatikan ini ya?

Wanita yang sederhana BUKAN wanita yang bersedia Anda ajak untuk hidup kekurangan.

Wanita yang sederhana itu terdidik, pandai, mandiri dan mampu, tapi tetap memelihara penampilan yang alamiah, tidak berlebihan, dan memendarkan kebaikan hati dan kebersihan pikiran.

Anda tidak mungkin berhasil mena

rik perhatian wanita seperti itu dengan menjadi laki-laki yang tidak menjanjikan kehidupan yang baik, yang mapan, dan yang penuh dengan dinamika yang menumbuhkan dan membahagiakan.

Anda tidak mungkin berhasil memintanya untuk menerima Anda apa adanya, karena dia berkualitas adanya.

Jika Anda mengatakan dia matre, itu karena ketidak-ikhlasan Anda untuk menerima bahwa cinta dan keluarga membutuhkan biaya pemeliharaan dan pertumbuhannya.

Jangan menuntut wanita untuk menerima kekurangan Anda yang TIDAK Anda rencanakan untuk diperbaiki.

Wanita itu very smart. Dia menuntut Anda untuk menjadi laki-laki hebat – bukan untuk dirinya, TERUTAMA untuk Anda dan anak-anaknya.

Apakah Anda memilih wanita yang tidak malu mempunyai suami yang tidak berencana menjadi apa-apa?

Sudahlah, jangan hidup sibuk menuntut wanita untuk mau diajak susah.

Hiduplah sepenuhnya menjadi lelanang ing jagad, laki-lakinya dunia, yang membanggakan orang tua, istri dan anak-anak.

Mario Teguh – Loving you all as always

---------------

PS – Mohon maaf jika saya harus berbicara tembak langsung seperti ini, karena sebagai laki-laki saya lama-lama merasa risih mendengar laki-laki yang meratap seperti tak bertulang belakang.

Be proud, be a man!

I love you all guys,

Mario Teguh

wehrmacht in original color

dilema bangsa ini

BANGUN tidur anda minum apa? AQUA ? (74% sahamnya milik Danone prsh Perancis) atau TEH SARIWANGI (100% saham milik Unilever Inggris). MINUM SUSU merk SGM (milik Sari Husada yg 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda).

LALU MANDI menggunakan sabun LUX dan sikat gigi dengan pasta gigi PEPSODENT (Unilever, Inggris). MAKAN PAGI dengan beras impor dari Thailand, GULA nya jg impor.

SANTAI SEJENAK, usai m

akan rokoknya Sampoerna (97% saham milik Philip Morris Amerika).
......
KELUAR RUMAH naik motor/mobil buatan Jepang, Cina, India, Eropa tinggal pilih. SETIBANYA DI KANTOR: nyalain AC buatan Jepang, Korea, Cina. GUNAKAN komputer dan HAND PHONE ( dengan operator Indosat, XL, Telkomsel semuanya MILIK ASING: Qatar, SingapurA, Malaysia).

KALAU BELANJA di CARREFOUR (punya Perancis) kalau begitu KE ALFA (75% sahamnya Carefoure). BAGAIMANA DENGAN GIANT...? Ini punya Dairy Farm Internasional, Malaysia pemilik yg sm dg Hero.

MALAM-MALAM ISENG ke CIRCLE K dari Amerika. Ambil ATM di BCA, Danamon, BII, Bank Niaga ah semuanya SudAh MILIK ASING, walaupun namanya msh Indonesia.

BANGUN RUMAH pakai SEMEN, Tiga Roda Indocement skrg milik Heidelberg Jerman (61,70%). Semen Gresik milik Cemex Meksiko, Semen Cibinong punyanya Holcim (Swiss). Masih banyak lagi kalo mau diterusin. LALU BB andapun buatan Cina, beda tipis sm sy punya buatan Canada.

orang INDONESIA þüƞγ̥ä apa........?????? !!!!!!!!!

✔Dibaca Bagus Buat Intropeksi Diri

✔Dibaca Bagus Buat Intropeksi Diri

1• Anak terkadang berfikir orang tuanya pilih kasih terhadap saudaranya
2• Anak terkadang merasa terkekang oleh orang tuanya
3• Anak terkadang merasa lebih pintar dan membantah nasihat orang tuanya
4• Anak terkadang merasa bahwa dirinya tidak di sayang
5• Anak terkadang memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orang tuanya
6• Anak terkad
ang m

embingungkan harta warisan
7• Anak terkadang menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang telah diberikan
8• Anak terkadang membentak orang tuanya saat berbicara

---» 8 Fakta ✔ yang tidak diketahui oleh anak:

✔1. Anak sering tidak mengerti jika dibalik sepengetahuannya orang tuanya selalu memuji anak di depan saudaranya
✔2. Anak sering tidak mengerti bahwa semua yang di lakukan orang tuanya hanya untuk kebaikan masa depan anak
✔3. Anak sering tidak mengerti bahwa orang tuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anak
✔4. Anak sering tidak mengerti bahwa di setiap doa dan harapan orang tua nama anak selalu di ingat dan disebut
✔5. Orang tua jarang sekali memberitahukan mengenai pengorbanannya selama melahirkan anda
✔6. Orang tua telah mempersiapkan warisan terbaik (tidak selalu harta) untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan
✔7. Orang tua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah - susah di tempat orang lain.
✔8. Anak tidak mengerti setiap kali ia membentak, hati orang tua akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek. . . Maka sayangilah Org Tua X an, Ǥōōδ мōřϞίπǥ. N Have A Great Day. . .

Hidup Ini Hrs Punya Sepuluh Hal

Hidup Ini Hrs Punya Sepuluh Hal

父 母 不 孝 , 奉 神 無 益 。

Bila tidak berbakti pada orang tua ; Percuma menyembah Tuhan.

兄 弟 不 和 , 交 友 無 益 。

Bila dengan saudara sendiri tidak rukun ; Percuma menjalin persahabatan.

存 心 不 善 , 風 水 無 益 。

Bila hati penuh pikiran jahat ; Percuma saja mengatur Fengshui.

行 止 不 端 , 讀 書 無 益 。

Bila tindak tanduknya tanpa tata karma ; Percuma sekolah.

心 高 氣 傲 , 博 學 無 益 。

Bila bersifat angkuh ; Percuma saja menjadi seorang terpelajar.

作 事 乖 張 , 聰 明 無 益 。

Bila seenaknya sendiri dlm melakukan segala sesuatu ; Kepintaran pun percuma.

時 運 不 通 , 妄 求 無 益

Bila belum tiba saatnya ; Memohon dengan membabi buta juga percuma.

不 惜 元 氣 , 服 藥 無 益 。

Bila tidak menghargai kesehatan ; Minum obat pun percuma.

妄 取 人 財 , 布 施 無 益

Sembarangan mengambil harta orang lain ; Percuma saja berdana.

淫 惡 肆 欲 , 陰 騭 無 益

Bila suka mengumbar hawa nafsu ; Percuma saja berbuat kebaikan.

~ good morning, have a nice day ~

MUSUH PEMUDA

== Masih Menyambut Sumpah Pemuda ==
MUSUH PEMUDA

Musuhmu bukanlah teman sekolahmu
(Karena itu cuma urusan persaingan ego yg bisa diselesaikan dg senyum)

Musuhmu bukan teman kuliahmu
(Karena sangat lucu calon intelektual kok tawuran padahal bisa diselesaikan di ruang diskusi)

Musuhmu bukan tetangga desamu

(Karena kalau datang banjir pasti
kalian saling membutuhkan)

Musuhmu bukanlah mereka yg lain keyakinan atau suku
(Karena konstitusi bahkan nabi menjamin hidup rukun secara damai)

Musuhmu bukanlah mereka yg berlainan ormas dgmu
( karena kalau soal "lahan rezeki" masih bisa diatur dg perundingan)

Musuhmu yg sesungguhnya adalah mereka yg kerjanya mengadu domba .
Mereka tidak senang kalian damai dan kompak.
Mereka seperti lele senang hidup di air keruh.
Mereka mahluk halus berhati busuk. Mereka invisible hand.

Musuhmu adalah yg kawatir kalau kalian kompak akan menyerbu sarang2 tempat mereka sekongkol mengatur korupsi,
tempat mereka kongkow menggadai negeri.
Dan tentu saja mereka sangat kawatir dg kekuasaannya terancam runtuh.

Pemuda,
Musuhmu adalah mereka yg terkekeh menyaksikan kalian tawuran.
Sementara mereka asyik menghitung :
hasil penyeludupan,
hasil jual beli narkoba,
hasil komisi berbagai proyek,
hasil setoran izin impor/ekspor,
hasil mark up proyek,
hasil jual beli perkara,
hasil rampasan tanah rakyat,
hasil tipuan di bursa saham
hasil menggarong isi bumi
dst dstnya...

Pemuda,
Ke isu isu itulah kamu berteriak
Kesitulah enerjimu kau tumpahkan.
Kesitulah intelektualitasmu kau persembahkan
Kesitulah nyalimu kau salurkan

Berhentilah saling bunuh diantara kalian .
Kalian sudah hidup susah tp jangan tambah tolol.

Stop tawuran
Bidik musuhmu dg tepat
Jangan buat gaduh tdk karuan
Yg malah buat rakyat membencimu
Identifikasi dg benar mana kawan mana lawanmu
Jadilah pemuda cerdik
Janganlah picik apalagi licik
Jadilah pemuda Berharkat dan Bermartabat , jangan khianat .

Selamat hari sumpah pemuda