Selasa, 06 November 2012

== RENUNGAN MALAM ==

== RENUNGAN MALAM ==
Bayangkan jika suatu hari ada bau tidak sedap di rumah Anda.
Ketika Anda berkeliling rumah berusaha untuk menemukan sumber bau itu, baunya malah semakin menusuk hidung.
Kemudian Anda membuka pintu lemari, dan menemukan sumber baunya: ternyata adalah tikus mati yang terjebak di perangkap yang Anda buat sendiri.

Apa yang harus Anda lakukan untuk menyingkirkan baunya ?
Tentu saj
a dengan membuang tikus itu.
Solusinya sesederhana itu.
Karena jika tikus itu telah dibuang, maka baunya akan hilang dengan sendirinya.

Saat kita menjalani kehidupan, dan kemudian suara hati kita meresahkan kita dan rasa bersalah melanda kita, bagaimana kita menyingkirkannya?

Kita tidak dapat menonaktifkan rasa bersalah atau dapat dengan mudah mengabaikannya.
Kita hanya bisa mencari tahu sumber masalahnya.
Lalu apa yang dikatakan suara hati Anda?
Kemana rasa bersalah mengarahkan Anda?

Mungkin saja suara hati anda akan menggiring anda pada rasa bersalah dan mengantarkan Anda kepada perasaan berdosa yang menebarkan “bau” kemana-mana.

Dan cara untuk menyingkirkan rasa bersalah yg menebarkan “bau” tsb adalah dengan menyingkirkan penyebab dan “muatan busuk” nya.

Seperti sebuah kapal yang sedang oleng dihajar badai , maka hal pertama yang akan dilakukan Nachoda ialah meminta semua penumpang membuang muatan krn dia tahu bahwa dengan begini kapal memungkinkan utk dilayarkan kembali krn hal ini akan meringankan kapal dlm usahanya meneruskan perjalanan .

Seperti itulah juga hidup kita , kalau “muatan” hidup kita sudah terlalu banyak dengan “barang2 busuk” maka baunya pun akan menyebar kemana-mana, bila kita tidak bisa membuang muatan dan beban hidup yg “busuk” maka jangan harap beban hidup anda menjadi ringan dan anda bisa meneruskan Pelayaran ke Pantai Harapan .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar